Liputan6.com, Solok: Peredaran video porno mirip artis Luna Maya, Cut Tari, dan Ariel ternyata sudah beredar hingga ke berbagai daerah. Upaya membatasi peredaran video itu pun terus dilakukan, terutama di kalangan pelajar.
Di Solok, Sumatra Barat, misalnya. Setelah dirazia, Sabtu (19/6), sejumlah pelajar Sekolah Menengah Negeri IV Kota Solok kedapatan menyimpan video itu. Para pelajar yang ketahuan menyimpan video itu memang tidak diberikan sanksi. Namun, mereka terancam dikeluarkan dari sekolah jika ketahuan menyimpan video porno lagi.
Sementara di Kota Bandung, Jawa Barat, razia video porno dilakukan petugas Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) di sejumlah warung internet atau warnet. Meski tidak menemukan warnet yang menyimpan video porno mirip Ariel, Luna Maya, dan Cut tTri, petugas mendapati pengguna warnet yang sedang mengakses video porno.
Di Surabaya, Jawa Timur, video mirip artis menelan korban. Dua anak laki-laki yang masih duduk di bangku sekolah dasar dan sekolah menengah pertama diduga mencabuli teman perempuannya yang masih berusia sembilan tahun.
Kedua anak tersebut mengaku pencabulan tersebut dilakukan setelah mereka menonton video porno mirip artis. Akibat perbuatannya, kedua bocah ini terancam hukuman lima tahun penjara. Namun, usia tersangka yang masih di bawah umur menjadi bahan pertimbangan polisi [baca: Teman Dicabuli Usai Menonton Video Mirip Artis].(BOG)

Posted in 








